Just another WordPress.com site

Tata Rias

weddingkuJawa_0177_JDI

PENGANTIN WANITA
Tatar rias wajah dan rambut pengantin Yogyakarta memang unik. Meski mengenakan paes hitam seperti halnya pengantin Solo, namun pengantin Yogyakarta Paes Ageng memasukan warna emas (prada) sebagai penegas paes. Paes memiliki makna yaitu upaya mempercantik diri dan diharapkan dapat membuang jauh-jauh perbuatan buruk dan diharapkan pula pengantin wanita menjadi orang yang shaleh dan dewasa.

weddingkuJawa_0190_JDI
Selain paes, pengantin wanita memakai sanggul bokor mengkurep, dengan ronce bunga gajah ngolig, teplok, dan bunga sritaman. Perhiasan yang digunakan adalah ceplok jebehen sritaman dan bros dua buah, pethat gunungan atau menthul sebanyak 5 buah, centung gelombang serta subang ronyok.

weddingkuJawa_0177_JDI

Pethat gunungan dan menthul dipasang menghadap ke belakang menjadi simbol peringatan kepada manusia agar memiliki sifat konsekuen. Riasan pengantin wanita dipandang dari depan akan tampak bersinar dan bercahaya. Hal ini menjadi simbol dan harapan agar manusia jangan hanya baik dipandang depan saja, tapi juga harus dari belakang.

weddingkuJawa_0194_JDI
PENGANTIN PRIA
Sementara itu, pengantin pria mengenakan kuluk, ukel ngore (buntut rambut menjuntai) yang dilengkapi sisir dan cundhuk mentul kecil. Sebuah keklasikan yang menjadi simbol keindahan dan keagungan dari kraton Yogyakarta.

weddingkuJawa_0104_JDI weddingkuJawa_0107_JDI weddingkuJawa_0114_JDI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s